Selayang Pandang Pansaga Apa Adanya
Hai sobat, semoga dirimu selalu sehat. Karena kesehatan di zaman now ini merupakan ujian yang cukup berat. Pokoknya jaga kesehatan. Jangan terjebak dengan isyu-isyu kesetanan yang dapat menurunkan kekebalan. hehehe. Kali ini saya ingin berbagi tentang sebuah program yang selalu kami lakukan setahun terakhir. Dan sekarang sudah memasuki tahun kedua. Tentang Pansaga.
Lalu apa itu pansaga? Pansaga merupakan kependekan dari Pangaosan Keluarga. Pansaga ini merupakan sebuah program pengajian rutin yang dilakukan setiap malam ahad secara bergiliran dari rumah ke rumah. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak awal bulan syawal tahun 1441 hijiyah atau 2020 masehi hingga sekarang.
Latar belakang
diadakannya kegiatan ini adalah karena munculnya rasa rindu ingin berkumpul
lagi (reuni) dengan teman-teman seperjuangan di remaja masjid. Tentu dengan tujuan
mulia ingin saling berbagi cerita, saling sharing ilmu, juga saling mencharge
motivasi satu sama lain agar tetap bersemangat belajar meskipun sudah
berkeluarga dan usia sudah tak muda.
Adapun isi
dari program pansaga ini terdiri dari hadhoroh, dzikir istigotsah singkat, do’a
ishol, kultum, diskusi dan ngopi bareng. Intinya di sini merupakan kegiatan
positif dengan semangat silaturahmi dan saling melengkapi satu sama lain. Asas yang
dianut adalah kesederhanaan, kebersamaan dan suka rela (tidak membebani).
Walaupun
terkesan sederhana, namun ada tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini
diantaranya agar masyarakat bisa memperoleh wawasan dan pemahaman agama yang
lurus sesuai dengan ajaran para ulama. Tiada lain untuk keselamatan diri dan
keluarga baik di dunia maupun di akhirat.
Di Pansaga ini kami saling melengkapi antara keilmuan kang santri yang mendalam dan wawasan anak sekolahan yang meluas. Selain itu juga satu sama lain saling mengingatkan untuk menyeimbangkan antara dzikir, fikir dan ikhtiar.
Dan sampai
akhir Juni 2021 ini kegiatan Pansaga sudah berlangsung 45 pertemuan. Adapun
lokasi rumah yang disinggahi meliputi dua Desa yakni Desa Sagarahiang dan Desa
Ciherang. Adapun untuk Desa Sagarahiang penyebarannya terdiri dari Dusun Manis,
Dusun Pahing, Dusun Puhun, Dusun Wage dan Musholla Al-Mursyid sawah Limus. Adapun di Desa Ciherang baru sebatas
blok Peuteuy Gede. Dengan jumlah anggota yang sudah mengikuti sekitar 15-20
orang.
Kegiatan
Pansaga ini bukanlah kegiatan yang ekslusif, melainkan terbuka untuk umum
khususnya bagi warga masyarakat Desa Sagarahiang. Karena tujuan utamanya adalah
dakwah (mengajak) orang untuk belajar agama dengan gaya orang dewasa
(andragogi) dengan tanya jawab (ngobrol santai).
Di dalam
menginformasikan kegiatan Pansaga ini kami menggunakan media WA Grup yang bernama
Neo P-PRIMA. Selain itu, beberapa hasil diskusi Pansaga ini diabadikan dalam
bentuk tulisan pada Blog www.neopprima.blogspot.com.
Di samping itu media online tersebut sekarang sedang diberdayakan eksistensinya
untuk membantu berbagi informasi seputar pembangunan Masjid Al-Amin.
Sebagaimana
diketahui bahwa P-PRIMA sendiri lahir dan bermarkas di Masjid Al-Amin, karena
merupakan pelopor kegiatan remaja masjid yang berlangsung sejak tahun 2013.
Demikian selayang pandang pansaga ini. Semoga bermanfaat.
Berikut ini cuplikan kegiatan Pansaga khusus Bulan Rabi'ul Awal (Memperingat Maulid Nabi Muhammad Saw:

Posting Komentar untuk "Selayang Pandang Pansaga Apa Adanya"